Tunggu Sebentar

Kamus Dalam Istilah RO (REVERSE OSMOSIS )

Muhammad Agus Ferdiyanto

Berikut ini, kami informasikan istilah dalam dunia RO, yang mungkin bermanfaat bagi anda yang awam, maupun teman teman yang sudah mempunyai mesin ro, tapi belum tau pasti nama dan istilahnya.

Memang tidak banyak informasi seperti ini yang anda dapat temukan di internet dalam bahasa Indonesia.
Silahkan teman-teman copy paste kedalam situs anda masing masing dan tidak perlu mencantumkan sumbernya, karena semua orang sudah tahu bahwa DESALITE adalah KIBLAT RO di Indonesia. Hanya kami yang memberikan informasi tentang air minum secara gratis serta berbagai tips menarik lainnya.

Semua itu kami lakukan demi kemajuan dunia RO di Indonesia, agar bangsa lebih sehat, karena minum RO, lebih Makmur karena bergabung dengan DESALITE !

ELEKTROLISA :

Untuk mengumpulkan zat pada terlarut yang tidak kelihatan mata. Dengan proses ini, zat pada terlarut yang ada di dalam air akan kelihatan mata. Air RO setelah di elektrolisa, warna jadi kuning ? Karena elektrolisa adalah terdiri dari besi dan alumunium. Kalau besi kena air yang ada oksigennya pasti terjadi oksidasi atau proses karat. Jadi air ro setelah uji elektrolisa air, warna akan berubah kuning. Tetapi dalam hal ini kita bicarakan masalah endapan / polutan yang ada di dalam air.

TDS :

Singkatan dari Total – jumlah Dissolved – terlarut Solid – zat padat Jadi TDS adalah jumlah zat padat terlarut.. TDS ada 2 macam yang beredar di pasaran :

TDS x 1 ppm
TDS x 10ppm
Perbedaannya adalah :

Apabila ada air baku 90 ppm, bila diukur dengan :
TDS x 1ppm hasilnya : 90 ppm
TDS x 10ppm hasilnya : 9 ppm

Kita tidak tau pasti detail berapa dan berapa detailnya besi, kuprum dll di dalam air.
Kalau anda ingin tau pasti, silahkan uji lab kan secara fisika dan kimia di lab terdekat.

Misal :
Air baku di kota A adalah TDS 100ppm
Air baku di kota B adalah TDS 100ppm juga

Tapi 100ppm di kota A belum tentu sama isi nya dengan TDS 100 ppm di kota B
Seperti contohnya 1 kg beras dengan 1kg kapas.
Sama sama 1 kg, tapi barangnya beda..
Apa cukup dipahami ?

Ada kalanya TDS air baku 150 ppm , hasil air yang disaring DESALITE adalah 5ppm
Tetapi TDS air baku 100ppm, hasil air yang disaring DESALITE adalah 9 ppm
Mengapa bisa begitu..?
Ya karena TDS 150ppm dan 100 ppm isi nya tidaklah sama.

Anda masih bingung ? Tidak perlu kawatir, karena kami selalu memberikan training di DESALITE secara GRATIS kepada pembeli mesin DESALITE, dan anda akan menambah ilmu lebih dalam lagi tentang Air RO maupun mesin RO.

GPD – Gallon Per Day
Ini biasa digunakan dalam ukuran membrane ro

1 Gallon adalah = 3.78 liter
Jadi apabila ada membrane 50 gpd, maka
50 x 3.78 liter = 190 liter
Begitu selanjutnya

GPM = Gallon Per Minutes
Ukuran ini bisa digunakan dalam ukuran UV – Ultra Violet
Misalkan ada UV ukuran 5 gpm, maka :

5 x 3.758 liter = 19 liter
Jadi dalam 1 menit air yang masuk/ melalui UV tidak boleh lebih dari 19 liter per menit !
Begitu seterusnya.

ULTRAVIOLET
Berguna untuk membunuh bakteri dan virus.
Tidak sembarang Ultra Violet yang dapat membunuh kedua hal tsb.
Hanya dengan daya pancar 253.7 saja yang bisa membunuh keduanya.

SPUN / SEDIMEN
Berfungsi menyaring : karat, pasir, kapur, kotoran, endapan
Biasanya dijumpai ukuran : 1 mikron, 3 mikron, 5 mikron hingga 10 mikron
Aneka merk dan Negara asal yang membuatnya, America hingga China
Kalau 100 orang ditanya DESALITE :
Mau beli spun yang awet kotornya / lama kotor nya ?
Atau yang cepet kotor ?
Hampir 95% calon pelanggan DESALITE menjawab : YANG AWET / LAMA KOTOR nya..
Hahahaha..
Asal anda tahu, yang awet / lama kotornya malah murah harganya.
Yang cepet kotor malah mahal harganya.
Kok bisa begitu ?
Karena yang cepet kotor itu bener bener menyaring air !
Yang awet kotonya, berarti tidak menyaring sama sekali, alias air nya molos / lolos begitu saja, seperti tidak disaring.
Jadi anda mau beli yang mana? Hahaha
DESALITE tidak menjual dan menggunakan filter yang awet kotornya ya ? hehe..

CARBON AKTIF
Berfungsi menyaring : bahan organik, bau, warna, rasa, bahan pencuci, klorin
Pada dasarnya, carbon terbuat dari :
1. Batubara
2. Batok Kelapa
3. Tulang BABI – maka dari itu anda kadang menjumpai kenapa air minum berlabel HALAL
Selain itu Carbon juga berasal dari berbagai macam Negara yang membuatnnya,dan berbagai macam jenis ukuran, kegunaan maupun kualitasnya.

Secara Fisik, carbon terbagi menjadi :
1. Ganular
2. Powder
3. Block
Carbon juga diproduksi di dalam negeri, dengan harga yang murah , yang kadang memakai Tulang Babi sebagai bahan bakunya.
Untuk tahu carbon darimana asal bahan bakunya, silahkan anda cek di BPOM.
Tapi menurut saya, sebaiknya anda membeli carbon dari DESALITE yang jelas menggunakan bahan batubara dan DESALITE hanya menjual 1 jenis carbon yang terbukti baik untuk air minum.

Bagaimana tahu DESALITE menggunakan carbon yang baik ?
DESALITE sudah berdiri sejak 2001 dan semakin hari semakin maju dan berkembang hingga pelosok Nusantara.
Itu semua adalah berkat KEPERCAYAAN dan DEDIKASI yang selama ini sangat di junjung tinggi oleh DESALITE.
Lagipula, di dunia air minum, sama juga bermain dengan alam.
Siapa yang hati tidak bersih, tidak dapat bertahan apalagi berkembang.
Simak saja berapa banyak supplier yang tumbuh dan tumbang setiap tahunnya.
Apalagi di bisnis RO. Supplier bisa bertahan 2 tahun aja dah bagus.

Kalo bisa bertahan hingga 5 tahun HEBAT. Kalo bisa bertahan dan berkembang lebih dari 5 tahun, LUAR BIASA !
Itulah anda bisa jadikan sebagai ukuran dalam bertransaksi dgn aman dan nyaman..

RESIN :
Beguna untuk menyaring KAPUR / Kesadahan/ CaCo3 / hardeness
Biasanya air tanah banyak mengandung kapur
Resin biasa disebut ION EXCHANGE
Resin juga disebut SOFTENER
Karena air yg banyak mengandung kapur bersifat KERAS, jadi perlu dilunakan.
Kapur ini adalah musuh nomor satu membrane RO.

Resin terbagi dari 2 jenis : 
1. ANION
2. KATION
Yang biasa sering dijumpai dan digunakan adalah yang KATION untuk menyaring kapur ini.
Kalau ANION harga nya lebih mahal, dan salah satu kegunaannya adalah menyeimbangkan PH air.

TDS NOL
Sekarang ini banyak dijumpai di pasaran TDS NOL
Dimana air diukur dengan TDS x1ppm hasilnya bisa mencapai NOL !
Padahal air baku kadang diatas 200ppm ?
Kalau pakai RO bisa saja asal air baku dibawah 50ppm
Jadi bagaimana ini ?
Bahkan lebih hebatnya lagi :
1. Murah – karena filternya ga lebih dari 10 juta
2. Hemat , karena
a. Air baku tidak ada yg dibuang spt RO yang dibuang hingga 80% nya
b. Tidak perlu listrik tinggi, cukup pakai daya 900 watt dah cukup
c. Maintenance murah dan ga usah ganti ganti membrane karena tidak perlu membrane dan booster pump
3. Bila di test elektrolisa tidak begitu kuning hasilnya
Nah ! itulah teknologi DEMIN, singkatan dari demineralisasi, dimana hanya perlu filter ANION dan KATION saja, dan untuk regenerasi nya menggunakan HCL dan NaOh.
HCL adalah bahan yang berbahaya, yg salah satunya dipakai untuk campuran pembersih keramik spt POSRTEX, dll
Sebenarnya filtrasi ini digunakan untuk digunakan di mesin boiler, pabrik MCB, untuk cuci film dll. Tapi sayangnya masih ada yang menjual air minum dengan demin ini, dan ironisnya bilang pakai teknologi RO atau Distilasi (air suling)


Tags : Reverse osmosis  ro  ro system  mesin air  mesin filter air  mengenal RO  mengenal tentang air  filter air  

Share To Social Media : Facebook Twitter